Cara Berpikir Positif Yang Terbukti Ampuh Mencegah Emosi dan Perilaku Negatif.

Ternyata berpikir positif itu mudah jika kita tahu caranya..Berikut ini saya bagikan caranya agar kita semua bisa selalu berpikir positif. Saya sudah mempraktekan teknik berpikir positif ini selama bertahun-tahun dan hasilnya luar biasa..Saya jadi gak gampang Baper sama orang..Tidak mudah marah, kesel, sakit hati bahkan menyimpan dendam terhadap orang lain.

Dalam hidup kita mungkin pernah mengalami musibah atau kejadian-kejadian kita sedang marah sama orang kita kecewa sama orang sakit hati sama orang..lalu ada orang bahkan diri kita sendiri yang mengingatkan kita untuk bisa ikhlas menerima musibah, memaafkan atau tidak perlu memperdulikan orang yang menyakiti kita dengan cara berpikir positif. Tapi untuk sebagian besar orang bisa berpikir positif ini adalah hal yang sangat sulit bukan ? Kenapa jadi sulit untuk berpikir positif ini 3 alasan utamanya, yang pertama adalah karena kita memang tidak terbiasa melakukan berpikir positif karena perilaku kita sudah terbentuk kita sudah terbiasa merespon suatu kejadian atau keadaan dengan respon negatif. Yang ke dua adalah kita tidak mengerti artinya berpikir positif itu apa, berpikir positif itu makhluk apa kita tidak punya definisi yang praktis dan mudah dipahami tentang berpikir positif..Itulah yang menyulitkan kita untuk mulai berlatih berpikir positif. Yang ketiga kita tidak mengetahui manfaat besar dari berpikir positif.

Ok sekarang agar kita semua mampu untuk mulai melatih diri kita untuk mulai berpikir positif maka yang pertama kita harus lakukan adalah mengambil keputusan. Putuskan bahwa mulai saat ini dan seterusnya kita ingin menjadi orang yang mampu untuk selalu berpikir positif. Alasan terbesarnya adalah menjadi orang yang mampu berpikir positif memiliki banyak keuntungan memiliki manfaat yang sangat besar. Keuntungan-keuntungan dan manfaat besar dari berpikir positif antara lain :

1. Hidup kita lebih tenang karena kita tidak reaktif terhadap perilaku dan cara berpikir orang terhadap kita, kita tidak reaktif terhadap suatu keadaan atau kondisi yang kita anggap sebagai musibah yang datang kepada kita.

2. Tubuh kita akan jadi lebih sehat dan tidak mudah sakit. Menurut penelitian hampir 85% sakit dimulai dari stress..stress terjadi karena respon pertahanan diri kita yaitu fight or flight (hadapi atau lari). Saat kita merespon perilaku orang kepada kita, merespon suatu kejadian atau keadaan dengan berpikir negatif maka kita sudah mengaktifkan respon fight or flight. Saat kita mengaktifkan respon fight or flight tubuh kita melepaskan hormon yang bernama hormon kortisol dan hormon kortisol ini menyebabkan sistem imunitas berhenti bekerja untuk sementara. Karena tubuh kita disiapkan untuk siaga menghadapi ancaman. Jika sistem imunitas kita sering berhenti bekerja maka akibatnya tubuh kita jadi mudah terserang penyakit. Meskipun kadang penyebabnya sepele seperti terkena debu lalu kita mengalami alergi, cuaca berubah cepat dari panas ke dingin kita kena flu. Dsb.

3. Mampu mengontrol perilaku negatif, setiap perilaku atau tindakan kita akan selalu dimulai dari proses berpikir. Pikiran akan menghasilkan perasaan lalu perasaan menjadi tindakan. Jadi jika kita merespon perilaku orang atau suatu keadaan dengan emosi marah, kesal, sakit hati, kecewa, dendam. Maka perilaku yang akan muncul dari diri kita pasti perilaku-perilaku negatif seperti memukul, menghina orang, memutuskan hubungan tali silaturahmi, mengirim santet, bahkan bisa juga membunuh orang lain karena didorong dari emosi negatif.

Dan masih banyak lagi keuntungan-keuntungan yang lain dari berpikir positif. Untuk itu mari kita mulai untuk belajar bagaimana kita mengendalikan pikiran kita agar bisa berpikir positif.

Sekarang kita definisikan dulu ya berpikir positif itu apa agar nanti kita lebih mudah memahami cara kerja dan tujuan dari berpikir positif itu sendiri.

Dari pengalaman saya mempraktekan perilaku berpikir positif sehari-hari saya sampai pada kesimpulan bahwa :

berpikir Positif adalah Proses mencari fakta-fakta dan asumsi-asumsi yang mendukung cara pandang kita yang bertujuan untuk mencegah respon negatif.

Contoh :
Kita bisa saja marah-marah karena mobil kita di tabrak oleh pengendara mobil lain.
Tetapi karena kita melatih berpikir positif kita menemukan fakta mobil kita sudah rusak karena ditabrak dan tidak bisa kembali semula dengan marah-marah.

Lalu kita berasumsi bahwa orang yang menabrak mobil kita juga tidak ingin tabrakan ini terjadi. Kita berasumsi bahwa terjadinya tabrakan mungkin karena kita lupa untuk bersedekah

Jadi daripada merespon dengan marah-marah lebih baik diajak ngobrol baik-baik untuk menemukan solusi.

Contoh 2 :
Kita bisa saja marah dan sakit hati kepada orang yang mengatakan kita gendut seperti sapi. Tetapi karena kita melatih berpikir positif kita menemukan fakta bahwa orang tersebut memang dikenal oleh tetangga-tetangga kita orang yang mulutnya suka asal ngomong tanpa dipikirkan lebih dahulu. Fakta bahwa memang kita gendut dan faktanya kita manusia bukan sapi lalu kenapa harus marah dengan fakta-fakta yang memang benar dan faktanya kita bisa memilih respon kita terhadap suatu kejadian.

Lalu kita berasumsi bahwa itu bukanlah atas kemauan dia..dia mungkin dibesarkan dari orang tua yang seperti itu juga..dan itu membuat kita jadi lebih berempati kepada orang tersebut. Karena kita memahami bahwa kita tidak bisa memilih orang tua yang melahirkan kita dan membesarkan kita. Malang nasib orang tersebut karena lahir dari orang tua yang negatif dan tidak mampu mengajarkan anaknya perilaku sopan santun.

Gimana, apakah sudah cukup jelas penjelasan tentang cara berpikir positif ditambah contoh-contohnya ? Semoga bisa menjadi refrensi untuk anda belajar melatih diri anda untuk mulai berpikir Positif. Intinya tujuan berpikir positif adalah untuk mencegah kita merespon dengan respon negatif atas perilaku, cara berpikir orang ataupun suatu keadaan tertentu. Caranya dengan mencari fakta-fakta dan membuat asumsi-asumsi yang menghasilkan respon positif dari diri kita.

Silahkan bagikan artikel ini jika bermanfaat dan silahkan isi kolom komentar untuk menanggapi atau mau bertanya lebih lanjut tentang pembahasan berpikir positif.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *